Selasa, 09 April 2013


News Item text


Meaning
News item is a text which informs readers about events of the day. The events areconsidered newsworthy or important.

Purpose
Is to inform readers,listeners,or viewers about events of the day which are considered newsworthy or important

Generic Structure of News Item
1. Newsworthy events   : recounts the events in summary form (main event)
2. Back ground avent    : elaborate what happened, whom what circumstances.
       3. Sources of  info         : comments by participants, witnesses,to and authorities expert on the event.

Characteristic
a. Short, telegraphic information
b. Retell the event
c. Verbal processes and focus on circumstances

Language Feature
a. Short,telegraphic information about story captured in headline
b. Focusing on circumstances
    eg : mostly within qualifiers
c. Use of material processes to retell the events ( in the text bellow,many of the material
processes are nominalised)
d. Use of projecting verbal
e. Processes in sources stage
f. Action verbs,
    eg : were
g. Saying verbs,
    eg : say,said,tell
h. Using adverb : time,place and manner
    eg : badly injured, the most beautiful bride in the world
i.Using past tense
    eg : was,received







Indonesian maid beheaded in Saudi Arabia


            An indonesian housemaid has been executed in Saudi Arabia after being convicted of killing her employer. The Saudi Interior Minister said “the woman was beheaded in the Southern Asir province in what was the second execution in the country”.
            The maid was earlier found of suffocating her female boss and stealing her jewellery.Rape,murder and other serious crimes can carry the death penalty in the conservative desert kingdom.
            Last year, Saudi Arabia which follow a strict intepretation of Syaria, Islamic law executed more than 130 people.



Analysis text :

Purpose
To inform readers,listeners, or viewers about event of the day which are considered newsworty or important

Generic structure analysis
Ø Newsworty event : An indonesian maid was beheaded in Saudi Arabia.
Ø Background events :
-         Background 1 : The maid was found guilty of suffocating and killing her bos
-         Background 2 : Serious crimes can carry death penalty in Saudi Arabia
-         Background 3 : Saudi Arabia executed more than 130 people last year
Ø Sources of info : The Saudi Interior Minister statement

Language feature analysis
Ø Short, telegraphic information about story captured in headline
Ø Focussing circumstances : Law of serious crimes
Ø Using material process : behead,execute,carry
Ø Use of saying verb : said
Ø  Using past tense : Was, beheaded,executed





Pembantu Indonesia dipenggal di Arab Saudi


            Seorang pembantu rumah tangga indonesia telah dieksekusi di Arab Saudi setelah dinyatakan bersalah membunuh majikannya. Menteri dalam negeri Saudi mengatakan  “Wanita itu dipenggal di provinsi Asir Selatan dimana eksekusi kedua di negara ini”.
            Pembantu itu sebelumnya ditemukan mencekik majikan perempuannya dan mencuri perhiasannya. Perkosaan,pembunuhan dan kejahatan serius lainnya dapat membawa hukuman mati dikerajaan gurun konservatif.
            Tahun lalu,Arab Saudi yang mengikuti intepretasi ketat syariah,hukum syariah dijalankan lebih dari 130 orang.



Analisis teks :

Tujuan
Untuk menginformasikan pembaca,pendengar,penonton tentang peristiwa sehari-hari yang dianggap layak diberitahukan atau penting.

Analisis struktur umum
Ø Acara utama : Seorang pembantu Indonesia dipenggal di Arab Saudi
Ø Latar belakang acara :
-         Latar belakang 1 : Pembantu dinyatakan bersalah mencekik dan membunuh majikannya
-         Latar belakang 2 : Kejahatan serius dapat membawa hukuman mati di Arab Saudi
-         Latar belakang 3 : Arab Saudi mengeksekusi lebih dari 130 orang tahun lalu
Ø Sumber info : Pernyataan Menteri dalam negeri Saudi

Analisis ciri bahasa
Ø Pendek,informasi telegraf tentang cerita ditangkap dalam judul
Ø Fokus keadaan : Hukum kejahatan berat
Ø Menggunakan proses bahan : memenggal kepala,melaksanakan,membawa
Ø Menggunakan kata kerja mengatakan : kata
Ø Menggunakan bentuk lampau : itu,dipenggal,dieksekusi.


News Item text


Meaning
News item is a text which informs readers about events of the day. The events areconsidered newsworthy or important.

Purpose
Is to inform readers,listeners,or viewers about events of the day which are considered newsworthy or important

Generic Structure of News Item
1. Newsworthy events   : recounts the events in summary form (main event)
2. Back ground avent    : elaborate what happened, whom what circumstances.
       3. Sources of  info         : comments by participants, witnesses,to and authorities expert on the event.

Characteristic
a. Short, telegraphic information
b. Retell the event
c. Verbal processes and focus on circumstances

Language Feature
a. Short,telegraphic information about story captured in headline
b. Focusing on circumstances
    eg : mostly within qualifiers
c. Use of material processes to retell the events ( in the text bellow,many of the material
processes are nominalised)
d. Use of projecting verbal
e. Processes in sources stage
f. Action verbs,
    eg : were
g. Saying verbs,
    eg : say,said,tell
h. Using adverb : time,place and manner
    eg : badly injured, the most beautiful bride in the world
i.Using past tense
    eg : was,received







Indonesian maid beheaded in Saudi Arabia


            An indonesian housemaid has been executed in Saudi Arabia after being convicted of killing her employer. The Saudi Interior Minister said “the woman was beheaded in the Southern Asir province in what was the second execution in the country”.
            The maid was earlier found of suffocating her female boss and stealing her jewellery.Rape,murder and other serious crimes can carry the death penalty in the conservative desert kingdom.
            Last year, Saudi Arabia which follow a strict intepretation of Syaria, Islamic law executed more than 130 people.



Analysis text :

Purpose
To inform readers,listeners, or viewers about event of the day which are considered newsworty or important

Generic structure analysis
Ø Newsworty event : An indonesian maid was beheaded in Saudi Arabia.
Ø Background events :
-         Background 1 : The maid was found guilty of suffocating and killing her bos
-         Background 2 : Serious crimes can carry death penalty in Saudi Arabia
-         Background 3 : Saudi Arabia executed more than 130 people last year
Ø Sources of info : The Saudi Interior Minister statement

Language feature analysis
Ø Short, telegraphic information about story captured in headline
Ø Focussing circumstances : Law of serious crimes
Ø Using material process : behead,execute,carry
Ø Use of saying verb : said
Ø  Using past tense : Was, beheaded,executed





Pembantu Indonesia dipenggal di Arab Saudi


            Seorang pembantu rumah tangga indonesia telah dieksekusi di Arab Saudi setelah dinyatakan bersalah membunuh majikannya. Menteri dalam negeri Saudi mengatakan  “Wanita itu dipenggal di provinsi Asir Selatan dimana eksekusi kedua di negara ini”.
            Pembantu itu sebelumnya ditemukan mencekik majikan perempuannya dan mencuri perhiasannya. Perkosaan,pembunuhan dan kejahatan serius lainnya dapat membawa hukuman mati dikerajaan gurun konservatif.
            Tahun lalu,Arab Saudi yang mengikuti intepretasi ketat syariah,hukum syariah dijalankan lebih dari 130 orang.



Analisis teks :

Tujuan
Untuk menginformasikan pembaca,pendengar,penonton tentang peristiwa sehari-hari yang dianggap layak diberitahukan atau penting.

Analisis struktur umum
Ø Acara utama : Seorang pembantu Indonesia dipenggal di Arab Saudi
Ø Latar belakang acara :
-         Latar belakang 1 : Pembantu dinyatakan bersalah mencekik dan membunuh majikannya
-         Latar belakang 2 : Kejahatan serius dapat membawa hukuman mati di Arab Saudi
-         Latar belakang 3 : Arab Saudi mengeksekusi lebih dari 130 orang tahun lalu
Ø Sumber info : Pernyataan Menteri dalam negeri Saudi

Analisis ciri bahasa
Ø Pendek,informasi telegraf tentang cerita ditangkap dalam judul
Ø Fokus keadaan : Hukum kejahatan berat
Ø Menggunakan proses bahan : memenggal kepala,melaksanakan,membawa
Ø Menggunakan kata kerja mengatakan : kata
Ø Menggunakan bentuk lampau : itu,dipenggal,dieksekusi.

Senin, 08 April 2013

EXCEL MACRO



EXCEL MACRO
Ø  Langkah awal untuk memulai,pada dekstop windows klik start  > klik Microsoft Office Excel


Ø  Setelah halaman excel terbuka, klik tanda Office button yang terdapat pada kiri atas halaman > lalu klik Excel Options


Ø  Lalu pada Excel Options pilih Popular > ceklist show Developer tab in the Ribbon > klik OK

Ø  Lalu ketikkan ( Nama Salesmen, Total Bonus, Periode, Penjualan, & Total Penjualan) sesuai data yang ingin diimput kedalam Ms.Excel.


Ø  Setelah itu blok semua data penjualan lalu klik kanan pada kursor,pilih format cells lalu pilih number (decimals places  &  use 1000 separator di ceklis) akan muncul gambar seperti dibawah ini                         

 

Ø  Isi TOTAL PENJUALAN dengan rumus:  =SUM(B5:B16) > ENTER

Ø  Untuk menghitung berapa besarnya Total Bonus dengan cara klik developer lalu pilih Visual Basic.



Ø  Setelah itu ketikkan Rumusnya > klik Run Sub dan bisa lihat hasilnya

  




Ø  Maka akan terlihat hasilnya seperti di bawah ini


Ø  Ketikkan rumus pada visual basic:
Sub for_next
       For x=1 To 5
       MsgBox x
       Cells (x,5) = x
       Next x
End Sub
Lalu setelah ditulis Rumusnya klik Run Sub & Seperti Ini hasilnya :

 

  
 

Ø  Maka hasil akhirnya akan terlihat seperti dibawah ini

Sabtu, 06 April 2013



MUSLIM MUDA BERKUALITAS

1. Bermegah-megahan Telah melalaikan kamu, 2.  Sampai kamu masuk ke dalam kubur, 3.  Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), 4.  Dan janganlah begitu, kelak kamu akan Mengetahui, 5.  Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, 6.  Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, 7.  Dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin, 8.  Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). (QS al-Takâtsur [103]: 1-8)
Senja meronai cakrawala. Bercerita tentang kelelahan dunia. Hiruk pikuk aktifitas manusia tergeletak berserakan. Termasuk sang ujung tombak kehidupan. Kata orang bijak pemuda sebagai ujung tombak dunia agent of change -agen perubahan-. Mereka sibuk berkelompok-kelompok atau berdua-duaan. Seolah-olah dunia hanya berisi kesenangan semata. Tentu anda mengetahui sendiri seperti apa. Kalau ditanya dari mana mereka jadi seperti sekarang, tentu dari budaya yang telah membawa peradaban. Budaya mana lagi yang mereka konsumsi, tak lain budaya barat. Tersenggol opini, Yahudi menyerang Islam dengan fashionsport, dan life style, sepertinya benar. Sebagai bukti, Rasul mereka telah dikalahkan pamor artis yang telah membawa mereka tak karuan. Akhirat jarang terlintas dalam benaknya. Padahal dunia hanyalah permainan.
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS al-An’âm [6]:32)
Waspadalah terhadap arus zaman, musuh-musuh Islam mengupayakan dengan segala cara agar kita lengah. Beberapa diantara kita sudah menjadi korban. Mereka lengah sehingga lupa belajar, pergaulan tidak mengenal lagi adab dan sopan, lawan jenis tak tahu yang mana yang membuat mereka malu, wanita menjadi objek komersialisasi. Sungguh langka menemukan iklan televisi yang tidak ada pamer aurat. Seakan sudah menjadi hal umum sehingga dikatakan boleh dan wajar. Ketika pornografi ditentang peneriak HAM beraksi. kita tidak boleh lengah, mari bertahan dalam arus. Kata Prof. Zaini Dahlan,”Seorang Mukmin tidak berlanjut dalam kesalahan.”
Generasi muda adalah calon-calon penerus perubahan, generasi muda saat ini akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Oleh karena itu, mari kita persiapkan dari sekarang. Sudah seharusnya kita memaksimalkan masa muda. Sungguh masa muda sangat urgent, sedetik yang kita lewati saja sangat berarti. Mari kita lihat apa saja yang telah kita kerjakan. Apakah kita termasuk kaum yang lengah? Lengah tidak mengubah keadaan.
Masa muda adalah sarana menghimpun amunisi. Amunisi kita sekarang adalah ilmu. Ilmu Allah sangatlah luas, carilah sebanyak-banyaknya, jangan mudah merasa puas! Suatu saat seseorang bertanya kepada al-Sya’bi, ”Dari mana Anda mendapatkan semua ilmu ini?” Sesaat al-Sya’bi terdiam. Senyumnya merekah seiring dengan pandangan matanya yang tertuju pada lelaki itu. “Sahabatku, aku mendapatkannya dengan cara membuang sikap malas, dengan rajin mencari ke mana-mana, dengan bersabar seperti sabarnya seekor keledai, dan dengan sangat cekatannya seperti seekor burung gagak,” jawab al-Sya’bi.(M. Ahmad Ismail Al Muqaddam. Uluwwul Himmah).
Ilmu Allah tidaklah bertepi, lebih luas daripada apa yang kita bayangkan. Kalau seandainya umur kita dihabiskan untuk mencari ilmu, maka masih belum cukup bagi kita untuk mendapatkannya, hanya satu tetes ilmu saja yang kita dapatkan. Allah telah menggambarkan dalam firman-Nya. “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS Luqmân [31]: 27)
Masa muda adalah waktunya kita mengupgrade karakter. Bagaimana karakter Nabi s.a.w. tercermin dalam diri kita dalam modernisasi zaman. Tentu kita harus mempunyai keteguhan dan prinsip yang kuat. Tak lain dapat dicapai dengan selalu memperbaharui iman dan meluruskan aqidah. Banyaknya ilmu yang kita santap dan karakter Muslim yang selalu kita upgrade merupakan sarana kita mengejar harapan. Untuk apa masa muda anda? Katakanlah,”Masa mudaku untuk mengejar cita-citaku.”

Azzam
Satu kata untuk mengejar cita-cita,”azzam”. Azzam adalah keinginan atau hasrat yang tinggi untuk mencapai suatu gol, apapun yang menghalangi diterjang untuk mencapai gol itu. Tentu kita sebagai kaum muda mempunyai sebuah cita-cita, entah ingin menjadi scientist Muslim, leader Muslim, entrepeneur Muslim, dsb. Silahkan kalian bermimpi setinggi mungkin. Asalkan impian tersebut dapat bermanfaat bagi kemslahatan umat Islam, it’s ok. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Kata Ahmad Fuadi (penulis novel 5 menara),”Jangan sekali-kali meremehkan impian! Karena Allah Maha Mendengar.” Maka dari itu saat impian itu tergoda oleh gertakan dunia berdoalah kepada Allah! Dalam firman-Nya Allah menegaskan, “Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Fushilat [41]: 36)
Tuliskan cita-cita anda! Wujudkan dengan azzam yang terhujam dalam! Semoga Allah mengabulkan impian anda. Satu hal yang sangat penting dalam menghunuskan azzam adalah niat. Segala amal tergantung niatnya. Jika niat kita saah, sangat rugi bagi kita karena amal yang kita lakukan percuma, tidak dicatat sebagai amal shalih. Beberapa niat yang salah yakni, berorientasi pingin dilihat orang, mendapat pujian orang, bangga diri, dsb. Maka niat sangat urgen untuk dibentuk dan dijaga saat menancapkan azzam di hati kita. Niatan yang dibentuk bukan mengejar dunia saja namun sewajarnya berorientasi akhirat,  mengharap ridho Allah Azza wa Jalla. Rasulullah s.a.w. bersabda, “Apa peduliku dengan dunia? Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.” (HR. Tirmidzi no. 2551. Dikatakan shahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)
Jika kita mengejar dunia, maka hanya dunialah yang kita dapatkan. Padahal dunia tak sebanding dengan akhirat. Jika kita mengejar akhirat sesungguhnya dunia akan mengikutinya.Rasulullah bersabda,Dunia itu akan pergi menjauh. Sedangkan akhirat akan mendekat. Dunia dan akhirat tesebut memiliki anak. Jadilah anak-anak akhirat dan janganlah kalian menjadi anak dunia. Hari ini (di dunia) adalah hari beramal dan bukanlah hari perhitungan (hisab), sedangkan besok (di akhirat) adalah hari perhitungan (hisab) dan bukanlah hari beramal.” (HR. Bukhari secara mu’allaq –tanpa sanad-)
Maka dari itu azzam, usaha, serta cita-cita marilah kita niatkan sebagai sarana kita beramal shalih. Dengan niat yang lurus seperti kita menempuh jalan yang lurus. Cita-cita itu akan mudah sampai dengan usaha maksimal. Layaknya menambah kecepatan, cita-cita itu akan cepat sampai. Allah pun telah berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.” (QS al-Tîn [95] : 4-6)

Man Jadda Wajada
Suatu cita-cita atau gol dapat tercapai dengan bersungguh-sungguh mencapainya. Bersungguh-sungguh mengupayakan dengan seluruh perjuangan, kerja keras, tetes keringat yang kita lakukan, tentu kita banyak membaca profil orang-orang sukses. Merekalah yang berjuang keras agar impiannya tercapai. Rasullulah memenangkan perang badar bukan sekedar berdoa. Bill gates membangun Microsoft bukan dengan mengedipkan mata.  Thomas Alfa Edison menemukan lampu pijar yang bisa kita nikmati sekarang bukan sekali dua kali gagal. Mereka bekerja keras dan berlelah-lelah dahulu sebelum targetnya tercapai.  man jadda wa jada –Barangsiapa bersungguh-sungguh ia akan sukses-. Imam Syafi’i pun memberikan nasihat pada kita, “Berlelah-lelahlah dahulu. Karena manisnya hidup akan kamu perloleh setelah berlelah-lelah.

Sedetik Yang Sangat Berarti
Seorang sprinter 100 m dunia mencetak rekor dalam tempo 9,92 detik (Olympic September 2011).  Sedangkan sprinter 100 m Indoneisa 10,3 detik. Padahal hanya berbeda 0,38 detik. Taruhlah 1 detik. Hanya satu detik namun menentukan yang mana yang rekor dunia dan yang tidak. Satu detik yang sangat menentukan. Satu detik yang sangat berarti. Menurut Ahmad Fuadi (penulis novel 5 Menara) tolak ukur man jadda wajada adalah berusaha lebih keras dari pada orang lain. Usaha kita harus satu tingkat lebih unggul dari usaha orang lain. Kalau orang lain dapat belajar sampai jam sebelas malam, ya kita sampai jam dua belas malam. Mata kita seperti elang yang selalu terjaga menjadi pengamat. Mengamati usaha yang dilakukan orang lain. Tidak ada kata lengah sedikitpun. Harus lebih baik dari orang lain.

Man Shabara Zhafira
Dalam mengarungi samudra perjuangan, berlelah-lelah dan take action, tentu kita sering menjumpai halang-rintang. Halang rintang itu berupa godaan dunia baik godaan setan, nafsu, dan perlawanan dari pihak lain yang menyebabkan kita lengah. Maka dari itu kembali ke azzam kita. Kita harus menguatkan azzam terus menerus dan selalu sabar. Sabar dalam memegang prinsip. Kalau kita targetkan menyelesaikan 5 buku seminggu untuk persiapan ujian ya kita harus sabar dan istiqamah melakukan target tersebut. Sungguh Allah bersama orang-orang yang sabar. Jika ujian datang saat usaha baru dilakukan, janganlah khawatir janganlah bersedih. Lâ tahzan Inna Allâha ma’anâ. Jangan bersedih, Allah bersama kita. Man shabara zhafira, barangsiapa bersabar ia akan beruntung.

Man Ala Darbi Washala
Ternyata rumusan man jadda wajada dan man shabara zhafira saja kurang cukup untuk menggapai goal kita. Tidak cukup berlelah-lelah ternyata, tidak juga hanya bersabar. Ibarat kita ingin menuju ke puncak (goal). Maka kita melewati jalan yang panjang sekali. Kita sudah berlari. Kita sudah berlelah lelah pantang menyerah dan selalu sabar. Sayangnya jalan yang kita lalui itu salah jalur, sehingga tidak sampai ke puncak tujuan kita, malahan kita tersesat. Nah di sinilah pentingnya fokus pada jalan yang ingin kita lalui. Agar kita sampai pada tujuan yang tepat.
Kalau kita ingin mendapat indeks prestasi 3,9 ya jalannya harus rajin belajar, bukan disambil-sambil yang lain. Kalau kita ingin menjadi entrepreneur sukses ya jalannya harus take action untuk bisnis, bukan menunggu rejeki datang dari langit. Semua tujuan mempunyai jalan atau jalur untuk dicapai. Man ala darbi washola. Barangsiapa berjalan di jalannya akan sampai. Pesan singkat dari Prof Zaini Dahlan,“Kalau anda ingin berhasil maka jalanilah jalan untuk menuju keberhasilan.” Marilah kita menjadi Muslim yang berkualitas dunia akhirat.



Wiwit Tri Chahyani
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Gunadarma 2012